A meeting

Kemarin, tanggal 24 September 2013, aku dan Bentar berniat untuk bertemu dengan koordinator kelas menulis kita, Akademi Bercerita II (Bentang Pustaka), Mas Udin. Kami janjian di Radio Buku atau i-Radio, but turns up, ended in his house.

Guess who we met?

Pelatih mental (Mental coach) dari Tim Nasional Indonesia U-19. Mas Guntur, aku nggak tahu nama panjangnya siapa. We were really happy. Like, wow, this guy has an important role to make the team became AFF champion, and now we’re meeting him? Insane. Mas Udin dan Mas Guntur itu sahabat baik sejak mereka kuliah, kalau kata istri Mas Udin, Mbak Lina, dari zaman susah sampe sekarang, masih tetap temenan dan nggak berubah. What a beautiful friendship they have, right?

Disana juga kita bertemu sama teman Mas Udin yang lain, Mas Zaki dan Mbak Hayu, if I’m not mistaken. They were all ‘something’, master in their study. Luar biasa, ya? Know people like that really make your mind open, right? Pokoknya disana kita senang-senang, ngobrol, makan, sampai akhirnya sudah mlaam, dan satu-sat pada pamit pulang. Aku dan Bentar masih disana dan dengerin cerita dari Mas Udin. Mulai dari bahas Mas Guntur dan Mas Zaki, buku-buku bagus, wejangan-wejangan yang kita dapat. This kinda meeting I really like. Mas Udin kemarin bilang, “Guntur pernah bilang, orang-orang mau analisis aku apa aja silahkan. Yang penting aku juara.”. BAM. Iya juga ya. It doesn’t matter what people told you, judge you, or things, if you got that, you got that. You are a champion. You got proof that you are a champion, people love talks bout things, and it doesn’t matter. What matters is you, yourself. Mas Guntur juga menyeletuk gini ketika Mas Udin bilang bahwa mereka semua adalah para penulis, “Mereka penulis cerita. Kalau saya adalah penulis sejarah.”. Dan kata-kata itu benar, karena cuma Mas Guntur satu-satu pelatih mental di dunia, berasal dari Indonesia. Aku dan Bentar pernah diceritain Mas Udin tentang perjuangan Mas Guntur, yang saat itu aku juga langsung berpikir, wow, dia orang hebat. Mas Guntur juga bilang, semenjak dia masuk televisi, everybody knows him. Semua orang mulai menjadi “aku tahu dia.” , “aku pernah main sama dia.” , “itu temenku.” dan masih banyak lagi yang lain. Indeed, when we goot famous, everybody, like, everybody comes out and say nice things bout us. Mas guntur menghadapi itu semua cuma dengan tawa kecil aja. Ah, aku suka pertemuan yang membuat pikiranku bergerak. Haha. Itu kesempatan luar biasa untuk bertemu dengan orang-orang luar biasa. Dan tentu saja terimakasih pada Mas Udin karena telah mempertemukan kita 🙂 

“Setiap buku yang bagus pasti punya pertanyaan. Carilah pertanyaan-pertanyaan itu, karena inti dari buku itu terletak disitu.” – Mas Udin.

Ah, what a beautiful night yesterday 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s