Terakhir dan terimakasih

Wow.

terakhir sudah proyek menulis kami di rak cerita. seharusnya bukan dianggap sebagai beban, karena memang bukan beban. kami hanya dibentuk, dilatih, agar bisa menghasilkan karya minimal satu, setiap harinya. tidak pernah terpikir untuk menjadi sebuah beban, kami semua mengikuti kelas menulis, konsekuensinya adalah waktu kami akan terpakai untuk menulis, dan tugas ataupun proyek tambahan ini, hanya satu dari sebagian kecil saja kenyataan yang akan kami hadapi kedepannya. (bahahahaha, aku nulis apaan coba ini)

Terimakasih selama satu bulan ini aku persembahkan untuk sang pacar yang setia menemani via Line, Whats App, ataupun sms, yang hanya mengingatkanku akan deadline yang harus aku penuhi. terimakasih buat Bentar yang terkadang selalu kurepotkan karena jaringan internetku tidak secanggih punyanya, dan dengan baik hati meladeni bisikan-bisikan atau kode-kode atau lirikan-lirikanku saat kelas, hahaha. terimakasih buat adik-adikku, mira, inas, rina, atas beberrapa kontribusinya dalam memberiku ilham dan ide-ide jenius. terimakasih buat kucing kesayanganku, Pippo, yang mengizinkanku menulis cerita-ceritanya dan memakai namanya. terimakasih buat Shiro dan Emily, laptop dan ipadku, yang telah berjasa besar membantuku menuliskan tulisanku. terimakasih buat para angels (norak, iya emang saya dan teman-teman saya norak) yang mengizinkan memakai nama mereka dengan perubahan sedikit, dan atas bantuan serta dukungan dan energi postif dari mereka. terimakasih buat Mas Udin yang terhormat, terimakasih atas kesempatannya, mas! (semoga kamu baca ya mas). terimakasih juga buat Mas Imam atas bimbingannya selama ini. terimakasih buat teman-teman kelas menulis! Gembiz yang jarang ngomong tapi sekali ngomong makjlebย dan amazing, Mbak Lia yang selalu meramaikan suasana dan jago banget ngomongnya, Nana yang cantik dan tampak rapuh (?) tapi ternyata hebat banget, Anggie si hebat danย jago (ajarkan kami, nggi!), Azzam yang berwawasan sangat-sangat luas, Rayhana yang punya cerita unik dan mengejutkan, Meyta yang super sibuk dan kritis, aduh, terimakasih banyak teman-teman, kalian semua keren. terimakasih buat mbak (atau mas?) nitemare yang menyempatkan diri mampir ke blog kami dan mengomentari semua hal-hal penting, terimakasiiiiih. terimakasih untuk pengarang-pengarang kesukaanku, ah, tanpa kalian aku tidak punya niat untuk menulis dan membaca, terimakasih atas magic yang kalian berikan padaku. dan terimakasih untuk semua pihak yang telah memberikan kontribusinya baik langsung maupun tidak langsung padaku.

Astaga.

terlalu berlebihan? ah, biarkan saja, toh ini blog saya. ini tidak boleh dan tidak akan berhenti sampai sini saja. (aku harus banyak-banyak mempelajari tentang bahasa indonesia.)

“menulis lah.” – Mas Udin

-A-

Advertisements

3 thoughts on “Terakhir dan terimakasih

  1. Apa-apaan ini??
    emang habis ujian Skripsi ?
    hahahaha……..terima kasih untuk Aline juga yang sudah berhasil membuat bulu kuduk saya merinding saat presntasinya kemarin. Sumpah.. Cool Abis.
    owh iya, kau masih berhutang untuk mengomentari semua tulisan-tulisanku (ingat!)
    Tulisanmu keren Line, sedikit saran saja sih..
    jika memang lebih dapat pasion dengan menulis pakai bahasa inggris, menulislah pakai bahasa inggris, kembangkan saja.
    ini bukan soal Pasar dan Banal…ini soal dirimu dan gayamu. menulislah untuk dirimu sendiri.
    kau adalah kau,
    Tetap Berkarya yes ๐Ÿ™‚
    – Menulislah – Kata GEMBIZ pake gaya mas Udin ๐Ÿ˜›

    • ……………… Iya juga ya. Kayak itu. Ah, sudahlah .___.
      Hahahahahaha. Sial abis itu. Sekarang suaraku sudah kembali, bung ๐Ÿ˜€
      Oh iya, memang besok aku hendak meluangkan waktu ke warnet sebelum kelas untuk mengomentari tulisan-tulisanmu yang luar biasa itu. Tapi maaf ya kalau aku ndak nyampe ilmunya, biar sekalian googling juga :p
      Aih~ keren sekali sarannya :’) terharu aku. Hahahaha. Iya. Aku akan tetap berjuang. Kamu juga berjuang dengan perwayangan ๐Ÿ˜€

      • belum belum sudah bajak emot saya ?? -_________-
        hahahaha.
        baiklah akan saya tunggu komentar anda madam !
        apanya yang gak nyampe ? tulisan carut marut gtu mah gampang banget untuk dikomentari :p
        baiklah, saya akan berkencan dengan wayang, suatu saat akan menuliskan tentang wayang dengan fiksi sciens ๐Ÿ˜› hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s